Mimpi Kuliah Gratis Di Pulau Jawa Jadi Kenyataan

Jujur saja, dulu waktu SMK kalau ditanya cita-cita saya cuman 2. Yang pertama bisa langsung kerja di perusahaan dengan gaji yang layak dan kuliah di pulau Jawa kalau gratis. Memang benar, cita-cita adalah bara api yang selalu menjadi pemanas saat kondisi semangat lagi menurun. Cita-cita itu sangat kuat tertancap didalam diri ini, bahkan keyakinan itu sudah seperti kenyataan yang sudah menunggu di depan.

Selepas kelulusan SMK, ternyata benar saja. Saya sampai kelimpungan dan bingung milih kerja dimana. Bukan karena saya tidak diterima dan bingung nyari kerjaan , tapi hampir semua perusahaan yang saya masukin lamaran semuanya Ok meneriman saya sebagai Karyawan. Bahkan pernah di satu hari saya harus menghadiri Interview di 2 perusahaan yang berbeda dengan jam yang sama. Ohh tidak,, andai badan ini bisa dibelah dua mungkin saya akan santai menjalani ini. Ada 1 pertanyaan interview yang gk akan saya lupakan, ketika itu saya di interview oleh 2 orang petinggi perusahaan yaitu HRD dan Kepala Bengkel. Satu persatu peserta masuk dan keluar dengan wajah musam dan akhirnya sampailah giliran saya. Anehnya ni ketika giliran saya, eh mereka berdua tanya yang aneh-aneh dan gk nyambung dengan bidang saya. Diantaranya pertanyaan-pertanyaan yang masih saya inget yaitu Jul, seberapa sering kamu ibadah. Kamu kalau tanding menang terus, apa yang kamu lakukan ? dalam hati edan ni pertanyaan. gk nyambung babarblas... ya dengan santai saya jawab aja dengan apa adanya dan sejujurnya. Setelah 1 minggu saya ditelepon dan dinyatan lulus. Akhirnya berlabuh juga hati ini diperusahaan tersebut.

Setelah kerja beberapa bulan, saya mengikuti kompetisi lagi di bidang yang saya geluti. Entah kenapa kalau ikut kompetisi selalu menang. Dan lagi-lagi saya harus pergi kembali ke Jakarta dan jadi Wakil SUMUT di Ajang Nasional pada even Seleknas Asean Skill Kompetition. Nasib tak dapat ditolak, setelah mendapat peringkat 4 Nasional saya harus mengikuti training di Jakarta dan meninggalkan pekerjaan selama 1 tahun lamanya.

Singkat cerita masa trianing selama 1 tahun selesai dan saya gagal mewakili indonesia. Sedih campur aduk gk karuan. Tapi Alhadulillah seorang sahabat menawarkan saya beasiswa di sebuah politeknik di Bandung. Dan seakan tanpa halangan yang berat saya diterima sebagai mahasiswa Politeknik TEDC Bandung dan mendapat program beasiswa Unggulan dari Kemendikbud selama 4 tahun lamanya.

Sertifikat Beasiswa Unggulan Saya

Semua mimpi yang pernah saya inginkan satu persatu pun jadi kenyataan. Beranilah bermimpi besar, tak ada salahnya kita mempunyai cita-cita. Jangan pernah menyerah dengan kondisi yang ada, karena sesungguhnya keberhasilan dimuali dari kerja keras yang tidak mudah menyerah. Jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sampaikan cita-cita Mu dalam setiap doa dan hormatilah orang tua.


Related Posts:

0 Response to "Mimpi Kuliah Gratis Di Pulau Jawa Jadi Kenyataan"

Post a Comment