Tuliskan Cita-Cita Mu, Nanti Kamu Lupa

Setiap manusia pasti punya cita-cita, mustahil ada seseorang yang tidak punya cita-cita. Mulai dari hal-hal yang sangat sederhana hingga sesuatu yang mungkin belum sama sekali ia pernah dapatkan. Bercerita tentang cita-cita, sejak duduk di bangku SMK cita-cita sudah tertaman kuat didalam diri ini. Seperti kepingin jadi A,B,C dan lain-lain. Ketika itu cita-cita hanya sebuah angan-angan yang ada dikepala. Tak pernah tertulis dan jelas, hanya sebatas ingatan. Tapi walaupun begitu cita-cita itu kesampaian juga. Tidak banyak memang, tapi cukup untuk menjadi bukti bagi diri sendiri kalau cita-cita itu penting.

Resolusi Tahunan Saya Di Tahun 2016

Lain hal nya ketika kuliah, inspirasi datang dari banyak orang yang membuktikan bahwa dengan menulis cita-cita, kita akan mudah menggapainya. Walupun memang ada yang prosesnya cepat, lambat dan bahkan mungkin ada yang sampai sekarang belum kesampaian. Sejak saat itulah saya mulai untuk memberanikan menuliskan cita-cita tentang apa yang harus saya dapatkan ketika kuliah. Agak malu memang, tapi ada alternatif yang saya gunakan saat itu yaitu menulisnya dibuku diary dengan harapan agar orang lain tidak bisa melihatnya. Kan malu kalau orang lain tahu, walaupun sebenarnya menurut dia itu sah-saha saja. Tapi menurut saya itu hal konyol.

Pernah dulu menuliskan sebuah mimpi didalam buku diary tentang target-target yang harus saya lakukan. Seperti contoh pada gambar dibawah, dimasa saat itu saya punya keinginan kuat untuk bisa mengikuti even perlombaan tingkat nasional dan internasioanl. Secara sederhana saya buat nama timnya, anggota timnya, Pilosofi logo dan lain-lain. Semuanya masih hayalan dan belum pernah merasakannya. Dengan begitu setiap kali saya membolak-balik buku diary akan terbaca tentang apa yang ingin saya lakukan. Dampaknya, otak ini terus diajak bagaimana caranya untuk mewujudkan cita-cita itu. Dan ternyata benar, hampir semua yang saya tulis dulu sekarang sudah menjadi kenyataan.

Resolusi yang saya tulis pada tahun 2012

Dan ini hasilnya pada tahun 2014, saya berhasil menjadi wakil Indonesia bersama teman-teman kampus yang lain di Filipina.

Shell Eco Marathon 2014

Tamat kuliah saya harus balik ke kampung halaman sebagai pengajar di SMK. Timbul rasa percaya diri yang kuat untuk coba menuangkan cita-cita saya selama 1 tahun kepada khalayak banyak, ya minimal bisa dilihat oleh keluarga saya. Dan yang saya lakukan, setelah saya mencorat-coret tentang hal apa saja yang harus saya capai pada tahun ini. Clear sudah corat-coretnya, lalau saya coba untuk mendesainnya sedinamis mungkin. Setelah didesain saya sengaja membeli bingkai dan langsung memasangnya. Sengaja saya tempel di dinding kamar pada posisi strategis agar dapat terbaca oleh semua orang yang masuk ke kamar saya.

Saya yakin orang tua, adik-adik saya pasti sudah membaca dengan detail akan rencana capaian saya tahun ini. Respon dari mereka belum ada, tapi saya yakin hal ini dapat mempengaruhi mindset mereka. Ya minimal gitulah







Related Posts:

0 Response to "Tuliskan Cita-Cita Mu, Nanti Kamu Lupa"

Post a Comment